dr. H. Amirudin Rauf, Sp.OG,M.Si

Salam Pembangunan

Selamat datang di Portal dan Website Pemerintah Kabupaten Buol. Portal dan Website ini adalah sarana komunikasi dan berbagi informasi antara Pemerintah dan Masyarakat serta sebagai media publikasi pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan layanan kemasyarakatan dan juga sebagai sarana menampung dan menjawab segala keluhan masyarakat terkait layanan publik dan pembangunan wilayah. Terima kasih atas kunjungannya, semoga Portal dan Webiste ini dapat memenuhi kebutuhan informasi Anda. Admin

Terima Dokter Internsip Secara Resmi, Bupati Buol: Tugas Dokter Adalah Mengabdi Pada Kemanusiaan

Senin, 22 Februari 2021, Pukul 10.30 Wita.
———————————————————————
Bupati Buol hadir dalam penerimaan secara resmi kedatangan dokter internsip di Kabupaten Buol, bertempat di Aula Kantor Bupati Buol.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RS. Mokolyuri, Kepala PKM Biau dan Kepala PKM Momunu.
Dalam sambutanya Bupati Buol menyampaikan tentang pentingnya fase ini bagi dokter. Dimana merupakan fase pengenalan dan transisi dari bidang akademik keilmuan, menuju praktek dan pengalaman sesungguhnya.
“Tugas seorang dokter adalah mengabdikan ilmu pada sesama manusia. Stigma seorang dokter adalah suatu bidang pekerjaan yang mapan, dan bergelimang harta. Padahal dalam proses untuk mencapai seorang dokter, bukanlah proses yang instan. Sebab, tanggung jawab keilmuan ini bukanlah hal yang mudah” tutur Bupati Buol.
Menjadi seorang dokter bagi Bupati Buol Buol yang juga berlatar belakang akademik Kedokteran ini, adalah tugas mulia untuk berempati dan mengabdikan diri pada tugas kemanusiaan.
“kita bertanggung jawab atas hidup pasien, kita memperhatikan setiap detail pengobatan demi kesembuhan pasien. Bagi kita, keselamatan pasien adalah utama. Inilah tugas mulia pengabdian pada kemanusiaan” lanjut Bupati spesialis Kandungan ini.
Lanjutnya, Pimpinan Daerah ini berharap, proses ini dapat di tekuni dengan baik. Di lapangan para dokter akan mendapat banyak pengalaman berharga, baik untuk pekerjaanya, maupun kelak jika ingin melanjutkan studi ke Dokter Spesialis.
“Dari pengalaman inilah, kalian akan banyak mendapat pengalaman praktek yang sangat berharga. Kedepan jika ingin melanjutkan, banyak keputusan kalian memilih melanjutkan ke jenjang dokter spesialis, akan di tentukan oleh pegalaman lapangan kalian” sambung Bupati.
Tak luput, Bupati menyampaikan pentingnya membangun hubungan interpersonal antara Dokter dan Pasien. Baginya, sikap, etika, dan komunikasi sangatlah penting dalam proses kesembuhan pasien.
“Selain ilmu akademik, aspek hubungan interpersonal antara tenaga kesehatan dan pasien sangatlah penting dalam kesembuhan pasien. Seorang tenaga kesehatan harus menjaga etika dan sikapnya, ramah dan mampu membangun komunikasi yang baik. Banyak fakta dan pengalaman kegagalan mengobati pasien di sebabkan kegagalan membangun komunikasi yang baik” sambung Bupati lagi.
Tak lupa Bupati Buol menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Buol bagi para Dokter Internsip yang akan bertugas di Buol.
“Selamat datang di Kabupaten Buol, selamat bekerja, selamat mengabdi bagi kemanusiaan” tutup Bupati dua periode ini.
Untuk di ketahui, Dokter Internsip yang betugas ini berjumlah 11 Orang, dari kesebelas dokter ini, dua orang merupakan anak asli daerah Kabupaten Buol. Kesebelas dokter ini juga merupakan gelombang ke IV, dan akan bertugas selama setahun. Total dokter Internsip di Kabupaten Buol berjumlah 46 orang.
Acara penerimaan ini di tutup dengan perkenalan satu persatu dari kesebelas dokter ini, setelah itu sesi foto bersama.
Bagian Protokol Dan komunikasi Pimpina Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.

Bupati Buol Hadiri Panen Raya Sawah Seluas 108 Hektar di Modo

Sabtu, 06 Februari 2021, Pukul 09.00 Wita.
Dalam rangka terus mensukseskan program ketahanan pangan, Bupati Buol turut hadir dalam Panen Raya Petani di Modo 2 Desa Muoyong di lahan sawah seluas 108 hektar.
Kunjungan ini juga di hadiri oleh beberapa pimpinan OPD dan direktur Perusda, bersama Camat dan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Bukal.
Modernisasi Pertanian
————————————-
Panen raya kali ini, dengan lahan yang cukup luas, membutuhkan kerja maksimal agar dapat efisien. Tepat Pukul 9 pagi. Bupati memimpin langsung panen raya padi dengan mengenderai kendaraan perontok. Dari wajah Bupati kaya gagasan ini, senyum sumringah Nampak di wajahnya saat mengoperasikan kendaraan perontok padi.
Untuk di ketahui, panen kali ini, dilakukan dengan kendaraan/mesin perontok bak Bulldozer. Dalam waktu beberapa menit saja, kurang lebih sepetak berhasil di panen. Total 5 buah kendaraan tersebut, di siapkan untuk mempercepat proses panen padi petani.
Dalam sambutanya Bupati Buol mengucapkan syukur karena sampai saat ini, semua program, utamanya program prioritas daerah, menunjukan grafik peningkatan signifikan. Hal ini tak lepas dari, perubahan maendseat dan kebijakan program yang terus maju dengan didukung modernisasi pertanian.
“kita tahu betul, bahwa untuk meningkatkan produksi dan produktifitas, kita butuh alat kerja dan perbaikan sarana prasarana secara modern dan melek tekhnologi. Cara produksi kita harus mengikuti kemajuan zaman” ucap Bupati Buol.
Hal ini dapat di buktikan sebelum adanya jaringan irigasi, praktek pengelolaan sawah masih terpaku pada sawah tada hujan. Produksi sebelum adanya “irigasi Modo” hanya berkisar di angka 4 Ton, setelah di bangun irigasi, hasil produksi meningkat menjadi 8 Ton setiap hektarnya. Walawpun angka ini, masih terbilang belum maksimal.
“Irigasi tekhnis bendungan modo menjadi salah satu bukti keseriusan kita dalam meningkatkan produksi dan produktifitas rakyat. Saya sadar betul bahwa, dalam mewujudkan kesejahteraan petani, modernisasi pertanian mutlak dilakukan” tambah Bupati Buol.
Untuk di ketahui, irigasi Modo merupakan program dana APBN, dengan akses manfaatnya, mengaliri sekitar 300 hektar lahan sawah petani. Selain infrastruktur fisik, Alsintan juga terus di tingkatkan, baik handtractor, John Deere, dan kendaraan panen/perontok seperti yang di gunakan petani pagi ini sejumlah 5 buah.
Di sisi yang lain, Bupati berharap apa yang telah di bangun ini, di jaga dengan baik oleh masyarakat, kurangi pembabatan hutan, dan praktek lainya yang sifatnya merusak dan berdampak pada produksi petani.
“Pemerintah tidak meminta imbalan beras dari petani, atas semua program yang di berikan, cukup di balas dengan bekerja keras dan tingkatkan produksi serta produktifitas” ujar Bupati Buol sambil meneriakan Yes,Yes, Yes saat mengenderai kendaraan panen, sebagai ekspresi bahagia atas antusias rakyat mensukseskan program ketahanan pangan.
Target 12 Ton Per hektar
—————————————-
Dengan hasil yang saat ini, sudah cukup di katakan berhasil. Namun, untuk lebih maksimal, target yang harus di capai petani adalah 11-12 ton per hektar. Untuk itu Bupati Buol menyarankan agar Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan, saling bersinergi dengan perusda yang aktif bergerak di sector petani sawah lewat program Gertak Bos.
“di Desa Talaki lewat program Gertak Bos, petani mampu menghasil 11-12 Ton perhektar. Olehnya saya harap direktur perusda juga dapat membantu dan membimbing petani, baik dalam soal tekhnik budidaya, pola pemeliharaan, dan cara memupuk. Saran saya perusda dapat membina petani di Modo ini” Ucap Amirudin rauf.
Agenda panen raya ini, berlangsung santai dengan sajian non beras sambil bincang hangat di tengah sawah. Setelah menyampaikan sambutanya, Bupati Buol menyempatkan diri berkunjung ke jaringan Irigasi dan jalan usaha tani yang merupakan akses petani mengolah lahan.
“Di APBD perubahan, Pak Kadis PU, agar di upayakan di anggarkan, sehingga antusias masyarakat dalam mengelolah sawah meningkat. Kita juga akan tetap membantu petani full paket, baik bibit, pupuk, dan alsintan, tak lupa juga tersedia KUR yang bunganya hanya 6%, hasil kerjasama pemerintah dengan bank” sambung Bupati Buol.
Dalam penutup Bupati menyampaikan bahwa komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat, menjadi hal yang terus di pikirkanya. Sehingga, betapa bahagianya jika petani sudah giat bertani dan sejahtera dari hasil sawahnya.

Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Penanganan Pandemi Covid-19 Tahun 2020 di Kabupaten Buol Minim Koreksi

Kamis, 07 Januari 2021, Pukul 10.15. Wita
Bupati Buol H. Amirudin Rauf Bersama DPRD Kabupaten Buol, menghadiri secara Virtual Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Penanganan Pandemi Covid 19 Kabupaten Buol Tahun 2020 bersama dengan Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Sulawesi Tengah, dalam kegiatan tersebut Bupati Buol didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Inspektur Inspektorat, Asisten Perekonomian dan Kepala Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan bertempat di AuLa Kantor Bapenda Kab. Buol, Kamis (7/1).
Kegiatan ini berkaitan dengan Penyampaian
Laporan Hasil Pemerikssaan Kepatuhan atas penanganan covid-19 Tahun 2020 oleh BPKP Sulteng.
Laporan kepatuhan ini adalah penilaian penanganan covid-19 oleh BPK perwakilan Sulteng terkait refocusing dan realokasi biaya APBD dana sudah sesuai dengan penggunaan, menilai pengadaan Barang dan Jasa bidang Sosial dan Kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19. Selain itu juga menilai penanganan bidang sosial, kesehatan dan ekonomi dalam rangka penanganan pandemi covid-19.
Dalam memeriksa penanganan pandemi Covid-19, BPK mengatakan menggunakan audit berbasis risiko. Ada lima risiko penanganan yang diperiksa antara lain risiko strategis, kecurangan dan integritas, kepatuhan, operasional, dan keuangan.
Untuk di ketahui, di banding daerah lain bahkan Provinsi Sulawesi Tengah sendiri, Kab. Buol minim koreksi dan hanya ada beberapa perbaikan dalam soal refocusing dan realokasi anggaran penanganan di beberapa Bidang. Namun tentunnya mendapatkan saran dalam perbaikan kedepannya dalam Penanganan Pandemi Covid yang belum usai.
“Kita bersyukur karena dibanding beberapa daerah lain, Buol hanya memiliki beberapa koreksi yang tidak begitu fatal, hanya soal keleliruan Tekhnis saja semisal insentif tenaga kesehatan yang lebih di tingkatkan” ujar Amirudin Rauf dalam statementnya.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.

Wakil Bupati Buol Resmikan Bangunan Gedung Sekolah Dana DAK Tahun 2020 di Kecamatan Bokat.

Kamis, 07 Januari 2021 Pukul 09.00 Wita
Wakil Bupati Buol H. Abdullah Batalipu, S.Sos., M.Si di damping Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Kasim Rauf meresmikan bangunan gedung yang dibangun berdasarkan DAK tahun 2020, bertempat di SMP Negeri 1 Bokat.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Plt. Asisten III,Staf Ahli Bidang Hukum, Ketua PGRI Kab. Buol, Kabid SD Dikbud, Sekretaris Kecamatan Bokat, Kapolsek Bokat dan Danramil Bokat.
Wakil Bupati Buol dalam sambutannya berharap agar gedung yang telah diresmikan tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya dalam proses belajar mengajar demi menghasilkan generasi penerus yang lebih baik dari sebelumnya. Beliau juga meminta agar gedung tersebut tetap dijaga dan dirawat dengan agar dapat digunakan di tahun-tahun yang akan datang.
Selain itu, Wakil Bupati Buol juga meminta agar di tahun ajaran baru ini, para pengajar dan siswa tetap melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. “Jangan lupa tetap terapkan 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak”, ujar H. Boy.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol

Sekretaris Daerah Kab. Buol Genjot Optimalisasi PAD 2021 Pajak Hotel & Restaurant

Kamis , 07 Januari 2021. Pukul. 09.00 Wita
Sekretaris Daerah Kabupaten Buol Drs. H. Mohammad Suprizal Jusuf, MM Melaksanakan Rapat Kerja Optimalisasi PAD Khusus Pajak Hotel & Restaurant Bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kantor Bupati Buol.
Hadir dalam rapat tersebut yakni Inspektur Kabupaten Buol, Kepala Bappenda Kabupaten Buol, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DPMTSP Kabupaten Buol, Kepala Dispora Kabupaten Buol dan Kasat Pol PP Kabupaten Buol.
Pajak Restaurat dan Hotel sendri merupakan satu dari 11 jenis pajak restoran, pajak hotel, pajak hiburan, pajak reklame, dll.
Kepala Bappenda terus melakukan gerakan dalam meningkatkan pendapatan Asli Daerah (PAD) salah satunya dengan menggelar Sosialisasi Prosedur Oprasional Standar (SOP).
Melalui sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman dan presepsi yang sama terkait pajak hotel, makan minum disetiap yg masuk dalam porsi pajak daerah, dimana kontribusi dalam pembangunan daerah kabupaten Buol.
Dalam rapat tersebut juga akan dibentuk masing-masing tim untk turun langsung mengontrol dan melihat standar keamanan serta kebersihan dari rumah makan dan hotel tersebut.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.