Home » Berita » Bupati Buol Hadiri Panen Raya Sawah Seluas 108 Hektar di Modo

dr. H. Amirudin Rauf, Sp.OG,M.Si

Salam Pembangunan

Selamat datang di Portal dan Website Pemerintah Kabupaten Buol. Portal dan Website ini adalah sarana komunikasi dan berbagi informasi antara Pemerintah dan Masyarakat serta sebagai media publikasi pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan layanan kemasyarakatan dan juga sebagai sarana menampung dan menjawab segala keluhan masyarakat terkait layanan publik dan pembangunan wilayah. Terima kasih atas kunjungannya, semoga Portal dan Webiste ini dapat memenuhi kebutuhan informasi Anda. Admin

Bupati Buol Hadiri Panen Raya Sawah Seluas 108 Hektar di Modo

Sabtu, 06 Februari 2021, Pukul 09.00 Wita.
Dalam rangka terus mensukseskan program ketahanan pangan, Bupati Buol turut hadir dalam Panen Raya Petani di Modo 2 Desa Muoyong di lahan sawah seluas 108 hektar.
Kunjungan ini juga di hadiri oleh beberapa pimpinan OPD dan direktur Perusda, bersama Camat dan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Bukal.
Modernisasi Pertanian
————————————-
Panen raya kali ini, dengan lahan yang cukup luas, membutuhkan kerja maksimal agar dapat efisien. Tepat Pukul 9 pagi. Bupati memimpin langsung panen raya padi dengan mengenderai kendaraan perontok. Dari wajah Bupati kaya gagasan ini, senyum sumringah Nampak di wajahnya saat mengoperasikan kendaraan perontok padi.
Untuk di ketahui, panen kali ini, dilakukan dengan kendaraan/mesin perontok bak Bulldozer. Dalam waktu beberapa menit saja, kurang lebih sepetak berhasil di panen. Total 5 buah kendaraan tersebut, di siapkan untuk mempercepat proses panen padi petani.
Dalam sambutanya Bupati Buol mengucapkan syukur karena sampai saat ini, semua program, utamanya program prioritas daerah, menunjukan grafik peningkatan signifikan. Hal ini tak lepas dari, perubahan maendseat dan kebijakan program yang terus maju dengan didukung modernisasi pertanian.
“kita tahu betul, bahwa untuk meningkatkan produksi dan produktifitas, kita butuh alat kerja dan perbaikan sarana prasarana secara modern dan melek tekhnologi. Cara produksi kita harus mengikuti kemajuan zaman” ucap Bupati Buol.
Hal ini dapat di buktikan sebelum adanya jaringan irigasi, praktek pengelolaan sawah masih terpaku pada sawah tada hujan. Produksi sebelum adanya “irigasi Modo” hanya berkisar di angka 4 Ton, setelah di bangun irigasi, hasil produksi meningkat menjadi 8 Ton setiap hektarnya. Walawpun angka ini, masih terbilang belum maksimal.
“Irigasi tekhnis bendungan modo menjadi salah satu bukti keseriusan kita dalam meningkatkan produksi dan produktifitas rakyat. Saya sadar betul bahwa, dalam mewujudkan kesejahteraan petani, modernisasi pertanian mutlak dilakukan” tambah Bupati Buol.
Untuk di ketahui, irigasi Modo merupakan program dana APBN, dengan akses manfaatnya, mengaliri sekitar 300 hektar lahan sawah petani. Selain infrastruktur fisik, Alsintan juga terus di tingkatkan, baik handtractor, John Deere, dan kendaraan panen/perontok seperti yang di gunakan petani pagi ini sejumlah 5 buah.
Di sisi yang lain, Bupati berharap apa yang telah di bangun ini, di jaga dengan baik oleh masyarakat, kurangi pembabatan hutan, dan praktek lainya yang sifatnya merusak dan berdampak pada produksi petani.
“Pemerintah tidak meminta imbalan beras dari petani, atas semua program yang di berikan, cukup di balas dengan bekerja keras dan tingkatkan produksi serta produktifitas” ujar Bupati Buol sambil meneriakan Yes,Yes, Yes saat mengenderai kendaraan panen, sebagai ekspresi bahagia atas antusias rakyat mensukseskan program ketahanan pangan.
Target 12 Ton Per hektar
—————————————-
Dengan hasil yang saat ini, sudah cukup di katakan berhasil. Namun, untuk lebih maksimal, target yang harus di capai petani adalah 11-12 ton per hektar. Untuk itu Bupati Buol menyarankan agar Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan, saling bersinergi dengan perusda yang aktif bergerak di sector petani sawah lewat program Gertak Bos.
“di Desa Talaki lewat program Gertak Bos, petani mampu menghasil 11-12 Ton perhektar. Olehnya saya harap direktur perusda juga dapat membantu dan membimbing petani, baik dalam soal tekhnik budidaya, pola pemeliharaan, dan cara memupuk. Saran saya perusda dapat membina petani di Modo ini” Ucap Amirudin rauf.
Agenda panen raya ini, berlangsung santai dengan sajian non beras sambil bincang hangat di tengah sawah. Setelah menyampaikan sambutanya, Bupati Buol menyempatkan diri berkunjung ke jaringan Irigasi dan jalan usaha tani yang merupakan akses petani mengolah lahan.
“Di APBD perubahan, Pak Kadis PU, agar di upayakan di anggarkan, sehingga antusias masyarakat dalam mengelolah sawah meningkat. Kita juga akan tetap membantu petani full paket, baik bibit, pupuk, dan alsintan, tak lupa juga tersedia KUR yang bunganya hanya 6%, hasil kerjasama pemerintah dengan bank” sambung Bupati Buol.
Dalam penutup Bupati menyampaikan bahwa komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat, menjadi hal yang terus di pikirkanya. Sehingga, betapa bahagianya jika petani sudah giat bertani dan sejahtera dari hasil sawahnya.