Home » Berita » Bangun “Ruang” Partisipasi Rakyat, Pemda Buol Inisiasi Call Center “Pengaduan Pelayanan Kebijakan”

dr. H. Amirudin Rauf, Sp.OG,M.Si

Salam Pembangunan

Selamat datang di Portal dan Website Pemerintah Kabupaten Buol. Portal dan Website ini adalah sarana komunikasi dan berbagi informasi antara Pemerintah dan Masyarakat serta sebagai media publikasi pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan layanan kemasyarakatan dan juga sebagai sarana menampung dan menjawab segala keluhan masyarakat terkait layanan publik dan pembangunan wilayah. Terima kasih atas kunjungannya, semoga Portal dan Webiste ini dapat memenuhi kebutuhan informasi Anda. Admin

Bangun “Ruang” Partisipasi Rakyat, Pemda Buol Inisiasi Call Center “Pengaduan Pelayanan Kebijakan”

Komitmen Pemda dalam menjadikan Kabupaten Buol menuju Smart City  terus di wujudkan. Sekalipun bertahap, langkah demi langkah terus dilakukan. Saat ini, Pemda Buol menginisiasi program Call Center Pengaduan masyarakat terhadap layanan public pemerintah daerah. 

Tujuan utama dari Call Center ini adalah, membangun mekanisme kebijakan bottom up melalui aktifnya partisipasi publik dalam menginisiasi, mendiskusikan, dan mengontrol kebijakan kearah yang lebih baik. Hal lainya adalah memangkas sekat birokratisme yang memperlambat pelayanan kebijakan pada rakyat. 

Ruang Partisipasi Rakyat

Esensi kebijakan adalah memberi pelayanan pemenuhan kebutuhan rakyat. Harapanya kebijakan berimplikasi langsung dengan peningkatan kesejahteraan rakyat.  Karena tujuan ini, maka rakyat sejatinya adalah penginsiasi, perencana, pengontrol, sekaligus penerima manfaat kebijakan.

Oleh sebab itu, partisipasi aktif rakyat dalam mengawal kebijakan sesuai cita-cita visi-misi menjadi penting. Rakyat harus menjadi sumber informasi dalam meningkatkan kualitas kebijakan dan pelayanan publik. 

“berdasar kondisi ini, kami melahirkan kebijakan yang hendak mendorong ruang partisipasi aktif rakyat dalam mengawal kebijakan. Pemerintah, bukan satu-satunya sumber kebenaran, butuh serapan aspirasi dan inisiatif dari bawah (bottom-up) agar kebijakan berjalan pada track cita-cita sebenarnya” ujar Bupati Buol dalam kesempatanya.

Dengan partisipasi rakyat, secara otomatis kita mempraktekan azas demokrasi dari bawah. Mewujudkan apa yang sering di sebut sebagai peran protagonisme rakyat dalam kebijakan. Sebagai sasaran kebijakan, rakyat harus benar-benar berperan serta menjadi bagian tanggung jawab maju dan sejahterahnya daerah.

Inisiatif dari bawah ini, akan menjaga rel pemerintahan berjalan sesuai amanah dan mandataris rakyat. Sejauh dapat berkonsekuensi atas kemajuan daerah, setiap ide bersumber dari akar rumput yang merupakan serapan ruang inisiatif rakyat.

Informasi berupa aduan dari rakyat ini menyentuh multi sector, baik itu program pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan pemerintahan di setiap tingkatan, juga terkait menyempurnakan beberapa program strategis daerah.

Harapanya, aduan ini menjadi wadah bagi rakyat untuk ikut berperan menentukan arah kebijakan. Tentu dengan tidak menyampaikan laporan yang sifatnya subjektif, objektifitas pengaduan sangat penting dalam reformasi kebijakan birokrasi yang terlalu panjang alurnya. 

Kohesivitas Birokrasi dan Rakyat

Harus di akui, salah satu factor lambatnya tercapainya tujuan Visi Misi yakni mewujudkan kesejahteraan yang bertumpu pada kemandirian di sebabkan oleh: sekat birokratisme.

Untuk dapat memberi saran dan keluhan, rakyat harus melalui jalur birokratis yang panjang dan bertele-tele. Belum lagi, jika akses ke pusat pemerintahan jauh, pada akhirnya saran yang awalnya konstruktif berubah menjadi opini liar yang bertebaran di media sosial tanpa solusi.

Membangun partisipasi aktif rakyat, adalah semangat mewujudkan kesejahteraan tanpa harus di batasi oleh lambanya alur birokratis dan kemudian mengesampingkan subtansi. Di butuhkan kohesivitas antara rakyat dan pemerintah (birokrasi) demu tujuan bersama. 

Dengan gagasan ini, birokrasi juga akan secara cepat menyerap informasi dari bawah dan menentukan langkah solutif serta antisipatif. Memadukan peran rakyat dan respon aktif pemangku kebijakan inilah yang menjadi dua sendi utama menuju Kabupaten Buol yang maju dan sejahtera. 

Sekalipun tak ideal, kita hendak mencontoh praktek pemerintahan di beberapa Negara Amerika Latin yang menghidupkan inisiatif rakyat dari bawah, mempraktekan apa yang sebut sebagai protagonisme rakyat, di Venezuela di sebut lingkaran Bolivarian, sebagai sebuah badan permusyawaratan dari bawah yang berhak menentukan arah kebijakan. 

mendengarkan suara rakyat berarti keputusan dan berbagai kebijakan pemerintah haruslah dari bawah ke atas (bottom up), bukan dari atas ke bawah (top-down). Dalam konteks ini, pemerintah bukan bekerja berdasarkan apa yang dibisikkan oleh segelintir tim ahli di belakang layar, juga bukan berdasarkan apa yang secara subjektif dianggapnya benar, melainkan apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan rakyat di akar rumput.

penciptaan ruang bagi partisipasi rakyat. Pada tahap awal berupa ruang bagi konsultasi kerakyatan, wadah ini untuk meminta pendapat rakyat terhadap sebuah kebijakan.

Sekalipun  sifatnya belum institusional dan permanen untuk mendorong keterlibatan rakyat dalam mendiskusikan, merumuskan, menetapkan, dan mengontrol setiap kebijakan kebijakan. Pengalaman negara-negara Amerika Latin, seperti Brazil, Bolivia, dan Venezuela, bisa menjadi contoh.

Bentuk Sempurna Musrembang

Partisipasi aktif rakyat ini akan menjadi bentuk sempurna atau menyempurnakan Musrembang yang selama ini belum sepenuhnya akomodatif terhadap setiap usulan dan saran dari rakyat. 

proposal Musrenbang tidak mempengaruhi kebijakan pembangunan daerah secara umum. Dalam banyak fakta Hasil Musrembang tidak berkesuaian dengan rencana pembangunan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Visi-Misi Dan, seperti kita ketahui, RPJMD itu tidak punya sinergitas dengan hasil yang tertuang dalam proposal Musrembang. 

Bagaimana Cara Mengadukan?

Untuk setiap aduan dari rakyat terhadap kebijakan, pelayanan public, dan program, rakyat bisa menghubungi dan mengirimkan informasi, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Sampaikan Laporan Anda Melalui Whatsapp

2. Kirim Melalui Nomor: 082271182853

3. Format Pengaduanya:

a. Nama        :

b.Alamat:

c. Hal Yang di Laporkan :

d. Lampirkan Bukti Pendukung : (Dapat Berupa Foto, Screenshot, video, audio, teks dan dokumen lainya).