Home » 2021 » Februari

Monthly Archives: Februari 2021

dr. H. Amirudin Rauf, Sp.OG,M.Si

Salam Pembangunan

Selamat datang di Portal dan Website Pemerintah Kabupaten Buol. Portal dan Website ini adalah sarana komunikasi dan berbagi informasi antara Pemerintah dan Masyarakat serta sebagai media publikasi pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan layanan kemasyarakatan dan juga sebagai sarana menampung dan menjawab segala keluhan masyarakat terkait layanan publik dan pembangunan wilayah. Terima kasih atas kunjungannya, semoga Portal dan Webiste ini dapat memenuhi kebutuhan informasi Anda. Admin

Pemda Buol Hadiri Rapat kerja Sektor Pariwisata BKSU

Selasa, 23 Februari 2021 Pukul 10.00 Wita
————————————————————————-
Sekretaris Daerah Kabupaten Buol diwakili oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Ir. Hasan Al Idrus dan Kadis Porapar Dr. Tonang Malongi, S.Pd., MA menghadiri Kegiatan Rapat Khusus Sektor Pariwisata Badan Kerja Sama Utara Utara (BKSU), bertempat di Ruang Rapat Kerja Bupati Bone Bolango.
Plh Bupati Bone Bolango, Ir. H. Ishak Ntoma, M.Si sekaligus tuan rumah dan pimpinan Rapat menyampaikan terima kasih atas kedatangan semua delegasi utara utara terkait pembahasan sektor pariwisata.
“Harapan kita semua bahwa bagaimana kerjasama ini menjadi simbiosis mutualisme, dimana kita bisa saling membutuhkan dalam mencapai tujuan. Kita yakini bersama bahwa konsep kerjasama dalam bidang pariwisata sudah kita siapkan secara matang di 4 (Empat) Kabupaten yang tergabung dalam Kerjasama Utara Utara. Tentu kita harapkan akan menjadi mahal kalo kita jual. Jika hanya masing masing dari kita membangun dengan konsep sendiri, maka yakin saja kita akan sulit mengembangkan diri secara bersama. Tapi jika kita membangun secara regional dan bersama-sama, desain pariwisata dirancang oleh satu team, maka yakin saja potensi pariwisata dari master plan BKSU akan lebih bisa berkembang dari potensi wisata yang sudah ada saat ini. Mudah mudahan apa yang kita bahas hari ini bisa bermanfaat bagi kepentingan masyarakat kita”, ujar Plh Bupati Bone Bolango ini.
Selanjutnya, dewan Pakar BKSU dari UNG jurusan Pariwisata Fakuktas Sastra dan Budaya Meilinda L. Modjo MM.Par menyampaikan bahwa ada beberapa isu strategi, diantaranya Peningkatan Kualitas destinasi pariwisata, peningkatan kualitas Usaha Pariwisata, dan Peningkatan Kualitas Aksebilitas Pariwisata.
Namun pada dasarnya, berbicara pariwisata adalah berbicara promosi dan peningkatan kelembaagaan pariwisata. “Maka kita perlu untuk menggali kembali namun dengan kelengkapan gagasan dan peningkatan potensi pariwisata yang ada”, turur Beliau.
Adapun permasalahan terkait pariwisata antara lain :
1. Rendahnya kualiat produk dan pelayanan pada destinasi wisata.
2. Rendahnya pengemasan Daya Tarik Wisata.
3 Terbatasnya data informasi destinasi wisata
4. Rendahnya aktivitas pemasaran pariwisata
5. Rendahnya Kerjasam Pemasaran
6. Belum teridentifikasi target pasar wisatawan
7. Masih Rendahnya Kualitas SDM kepariwisataan
8. Masih belum ada kesamaan visi dalam pembangunan kepariwisataan antar seluruh stakeholder.
Terkait dengan permasalahan diatas maka sangat diperlukan keseriusan bersama terkait peningkatan kepariwisataan. Prinsipnya, jika pariwisata diurus secara baik hasilnya bisa berlebihan tapi jika tidak diurus secara baik hal ini bisa jadi perusak yang berlebihan.
Kadis Porapar Kabupaten Buol juga menyampaikan bahwa apa yang telah disepakati terkait program kepariwisataan, harus dilaunching bersama BKSU terkait potensi pariwisatan. “Ini maksudnya jika kita sdh bisa launching di kementrian, maka secara otomatis nilai promosinya lebih kuat dan pasti akan lebih mudah untuk berkembang karena bisa didukung langsung oleh kementrian”, ujar Beliau
Kemudian Plt. Asisten Administrasi Umum Kabupaten Buol menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesarnya-besarnya terkait undangan pelaksanaan kegiatan ini, yang diharapkan mampu utnuk menyatuka persepsi bersama dalam rangka membangun kepariwisataan di kabupaten Buol dan 3 (Tiga) Kabupaten lainnya dalam wadah kerjasama utara utara.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol

Terima Dokter Internsip Secara Resmi, Bupati Buol: Tugas Dokter Adalah Mengabdi Pada Kemanusiaan

Senin, 22 Februari 2021, Pukul 10.30 Wita.
———————————————————————
Bupati Buol hadir dalam penerimaan secara resmi kedatangan dokter internsip di Kabupaten Buol, bertempat di Aula Kantor Bupati Buol.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RS. Mokolyuri, Kepala PKM Biau dan Kepala PKM Momunu.
Dalam sambutanya Bupati Buol menyampaikan tentang pentingnya fase ini bagi dokter. Dimana merupakan fase pengenalan dan transisi dari bidang akademik keilmuan, menuju praktek dan pengalaman sesungguhnya.
“Tugas seorang dokter adalah mengabdikan ilmu pada sesama manusia. Stigma seorang dokter adalah suatu bidang pekerjaan yang mapan, dan bergelimang harta. Padahal dalam proses untuk mencapai seorang dokter, bukanlah proses yang instan. Sebab, tanggung jawab keilmuan ini bukanlah hal yang mudah” tutur Bupati Buol.
Menjadi seorang dokter bagi Bupati Buol Buol yang juga berlatar belakang akademik Kedokteran ini, adalah tugas mulia untuk berempati dan mengabdikan diri pada tugas kemanusiaan.
“kita bertanggung jawab atas hidup pasien, kita memperhatikan setiap detail pengobatan demi kesembuhan pasien. Bagi kita, keselamatan pasien adalah utama. Inilah tugas mulia pengabdian pada kemanusiaan” lanjut Bupati spesialis Kandungan ini.
Lanjutnya, Pimpinan Daerah ini berharap, proses ini dapat di tekuni dengan baik. Di lapangan para dokter akan mendapat banyak pengalaman berharga, baik untuk pekerjaanya, maupun kelak jika ingin melanjutkan studi ke Dokter Spesialis.
“Dari pengalaman inilah, kalian akan banyak mendapat pengalaman praktek yang sangat berharga. Kedepan jika ingin melanjutkan, banyak keputusan kalian memilih melanjutkan ke jenjang dokter spesialis, akan di tentukan oleh pegalaman lapangan kalian” sambung Bupati.
Tak luput, Bupati menyampaikan pentingnya membangun hubungan interpersonal antara Dokter dan Pasien. Baginya, sikap, etika, dan komunikasi sangatlah penting dalam proses kesembuhan pasien.
“Selain ilmu akademik, aspek hubungan interpersonal antara tenaga kesehatan dan pasien sangatlah penting dalam kesembuhan pasien. Seorang tenaga kesehatan harus menjaga etika dan sikapnya, ramah dan mampu membangun komunikasi yang baik. Banyak fakta dan pengalaman kegagalan mengobati pasien di sebabkan kegagalan membangun komunikasi yang baik” sambung Bupati lagi.
Tak lupa Bupati Buol menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Buol bagi para Dokter Internsip yang akan bertugas di Buol.
“Selamat datang di Kabupaten Buol, selamat bekerja, selamat mengabdi bagi kemanusiaan” tutup Bupati dua periode ini.
Untuk di ketahui, Dokter Internsip yang betugas ini berjumlah 11 Orang, dari kesebelas dokter ini, dua orang merupakan anak asli daerah Kabupaten Buol. Kesebelas dokter ini juga merupakan gelombang ke IV, dan akan bertugas selama setahun. Total dokter Internsip di Kabupaten Buol berjumlah 46 orang.
Acara penerimaan ini di tutup dengan perkenalan satu persatu dari kesebelas dokter ini, setelah itu sesi foto bersama.
Bagian Protokol Dan komunikasi Pimpina Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.

Bupati Buol Hadiri Panen Raya Sawah Seluas 108 Hektar di Modo

Sabtu, 06 Februari 2021, Pukul 09.00 Wita.
Dalam rangka terus mensukseskan program ketahanan pangan, Bupati Buol turut hadir dalam Panen Raya Petani di Modo 2 Desa Muoyong di lahan sawah seluas 108 hektar.
Kunjungan ini juga di hadiri oleh beberapa pimpinan OPD dan direktur Perusda, bersama Camat dan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Bukal.
Modernisasi Pertanian
————————————-
Panen raya kali ini, dengan lahan yang cukup luas, membutuhkan kerja maksimal agar dapat efisien. Tepat Pukul 9 pagi. Bupati memimpin langsung panen raya padi dengan mengenderai kendaraan perontok. Dari wajah Bupati kaya gagasan ini, senyum sumringah Nampak di wajahnya saat mengoperasikan kendaraan perontok padi.
Untuk di ketahui, panen kali ini, dilakukan dengan kendaraan/mesin perontok bak Bulldozer. Dalam waktu beberapa menit saja, kurang lebih sepetak berhasil di panen. Total 5 buah kendaraan tersebut, di siapkan untuk mempercepat proses panen padi petani.
Dalam sambutanya Bupati Buol mengucapkan syukur karena sampai saat ini, semua program, utamanya program prioritas daerah, menunjukan grafik peningkatan signifikan. Hal ini tak lepas dari, perubahan maendseat dan kebijakan program yang terus maju dengan didukung modernisasi pertanian.
“kita tahu betul, bahwa untuk meningkatkan produksi dan produktifitas, kita butuh alat kerja dan perbaikan sarana prasarana secara modern dan melek tekhnologi. Cara produksi kita harus mengikuti kemajuan zaman” ucap Bupati Buol.
Hal ini dapat di buktikan sebelum adanya jaringan irigasi, praktek pengelolaan sawah masih terpaku pada sawah tada hujan. Produksi sebelum adanya “irigasi Modo” hanya berkisar di angka 4 Ton, setelah di bangun irigasi, hasil produksi meningkat menjadi 8 Ton setiap hektarnya. Walawpun angka ini, masih terbilang belum maksimal.
“Irigasi tekhnis bendungan modo menjadi salah satu bukti keseriusan kita dalam meningkatkan produksi dan produktifitas rakyat. Saya sadar betul bahwa, dalam mewujudkan kesejahteraan petani, modernisasi pertanian mutlak dilakukan” tambah Bupati Buol.
Untuk di ketahui, irigasi Modo merupakan program dana APBN, dengan akses manfaatnya, mengaliri sekitar 300 hektar lahan sawah petani. Selain infrastruktur fisik, Alsintan juga terus di tingkatkan, baik handtractor, John Deere, dan kendaraan panen/perontok seperti yang di gunakan petani pagi ini sejumlah 5 buah.
Di sisi yang lain, Bupati berharap apa yang telah di bangun ini, di jaga dengan baik oleh masyarakat, kurangi pembabatan hutan, dan praktek lainya yang sifatnya merusak dan berdampak pada produksi petani.
“Pemerintah tidak meminta imbalan beras dari petani, atas semua program yang di berikan, cukup di balas dengan bekerja keras dan tingkatkan produksi serta produktifitas” ujar Bupati Buol sambil meneriakan Yes,Yes, Yes saat mengenderai kendaraan panen, sebagai ekspresi bahagia atas antusias rakyat mensukseskan program ketahanan pangan.
Target 12 Ton Per hektar
—————————————-
Dengan hasil yang saat ini, sudah cukup di katakan berhasil. Namun, untuk lebih maksimal, target yang harus di capai petani adalah 11-12 ton per hektar. Untuk itu Bupati Buol menyarankan agar Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan, saling bersinergi dengan perusda yang aktif bergerak di sector petani sawah lewat program Gertak Bos.
“di Desa Talaki lewat program Gertak Bos, petani mampu menghasil 11-12 Ton perhektar. Olehnya saya harap direktur perusda juga dapat membantu dan membimbing petani, baik dalam soal tekhnik budidaya, pola pemeliharaan, dan cara memupuk. Saran saya perusda dapat membina petani di Modo ini” Ucap Amirudin rauf.
Agenda panen raya ini, berlangsung santai dengan sajian non beras sambil bincang hangat di tengah sawah. Setelah menyampaikan sambutanya, Bupati Buol menyempatkan diri berkunjung ke jaringan Irigasi dan jalan usaha tani yang merupakan akses petani mengolah lahan.
“Di APBD perubahan, Pak Kadis PU, agar di upayakan di anggarkan, sehingga antusias masyarakat dalam mengelolah sawah meningkat. Kita juga akan tetap membantu petani full paket, baik bibit, pupuk, dan alsintan, tak lupa juga tersedia KUR yang bunganya hanya 6%, hasil kerjasama pemerintah dengan bank” sambung Bupati Buol.
Dalam penutup Bupati menyampaikan bahwa komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat, menjadi hal yang terus di pikirkanya. Sehingga, betapa bahagianya jika petani sudah giat bertani dan sejahtera dari hasil sawahnya.