Home » 2021 » Januari

Monthly Archives: Januari 2021

dr. H. Amirudin Rauf, Sp.OG,M.Si

Salam Pembangunan

Selamat datang di Portal dan Website Pemerintah Kabupaten Buol. Portal dan Website ini adalah sarana komunikasi dan berbagi informasi antara Pemerintah dan Masyarakat serta sebagai media publikasi pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan layanan kemasyarakatan dan juga sebagai sarana menampung dan menjawab segala keluhan masyarakat terkait layanan publik dan pembangunan wilayah. Terima kasih atas kunjungannya, semoga Portal dan Webiste ini dapat memenuhi kebutuhan informasi Anda. Admin

Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Penanganan Pandemi Covid-19 Tahun 2020 di Kabupaten Buol Minim Koreksi

Kamis, 07 Januari 2021, Pukul 10.15. Wita
Bupati Buol H. Amirudin Rauf Bersama DPRD Kabupaten Buol, menghadiri secara Virtual Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Penanganan Pandemi Covid 19 Kabupaten Buol Tahun 2020 bersama dengan Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Sulawesi Tengah, dalam kegiatan tersebut Bupati Buol didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Inspektur Inspektorat, Asisten Perekonomian dan Kepala Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan bertempat di AuLa Kantor Bapenda Kab. Buol, Kamis (7/1).
Kegiatan ini berkaitan dengan Penyampaian
Laporan Hasil Pemerikssaan Kepatuhan atas penanganan covid-19 Tahun 2020 oleh BPKP Sulteng.
Laporan kepatuhan ini adalah penilaian penanganan covid-19 oleh BPK perwakilan Sulteng terkait refocusing dan realokasi biaya APBD dana sudah sesuai dengan penggunaan, menilai pengadaan Barang dan Jasa bidang Sosial dan Kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19. Selain itu juga menilai penanganan bidang sosial, kesehatan dan ekonomi dalam rangka penanganan pandemi covid-19.
Dalam memeriksa penanganan pandemi Covid-19, BPK mengatakan menggunakan audit berbasis risiko. Ada lima risiko penanganan yang diperiksa antara lain risiko strategis, kecurangan dan integritas, kepatuhan, operasional, dan keuangan.
Untuk di ketahui, di banding daerah lain bahkan Provinsi Sulawesi Tengah sendiri, Kab. Buol minim koreksi dan hanya ada beberapa perbaikan dalam soal refocusing dan realokasi anggaran penanganan di beberapa Bidang. Namun tentunnya mendapatkan saran dalam perbaikan kedepannya dalam Penanganan Pandemi Covid yang belum usai.
“Kita bersyukur karena dibanding beberapa daerah lain, Buol hanya memiliki beberapa koreksi yang tidak begitu fatal, hanya soal keleliruan Tekhnis saja semisal insentif tenaga kesehatan yang lebih di tingkatkan” ujar Amirudin Rauf dalam statementnya.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.

Wakil Bupati Buol Resmikan Bangunan Gedung Sekolah Dana DAK Tahun 2020 di Kecamatan Bokat.

Kamis, 07 Januari 2021 Pukul 09.00 Wita
Wakil Bupati Buol H. Abdullah Batalipu, S.Sos., M.Si di damping Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Kasim Rauf meresmikan bangunan gedung yang dibangun berdasarkan DAK tahun 2020, bertempat di SMP Negeri 1 Bokat.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Plt. Asisten III,Staf Ahli Bidang Hukum, Ketua PGRI Kab. Buol, Kabid SD Dikbud, Sekretaris Kecamatan Bokat, Kapolsek Bokat dan Danramil Bokat.
Wakil Bupati Buol dalam sambutannya berharap agar gedung yang telah diresmikan tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya dalam proses belajar mengajar demi menghasilkan generasi penerus yang lebih baik dari sebelumnya. Beliau juga meminta agar gedung tersebut tetap dijaga dan dirawat dengan agar dapat digunakan di tahun-tahun yang akan datang.
Selain itu, Wakil Bupati Buol juga meminta agar di tahun ajaran baru ini, para pengajar dan siswa tetap melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. “Jangan lupa tetap terapkan 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak”, ujar H. Boy.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol

Sekretaris Daerah Kab. Buol Genjot Optimalisasi PAD 2021 Pajak Hotel & Restaurant

Kamis , 07 Januari 2021. Pukul. 09.00 Wita
Sekretaris Daerah Kabupaten Buol Drs. H. Mohammad Suprizal Jusuf, MM Melaksanakan Rapat Kerja Optimalisasi PAD Khusus Pajak Hotel & Restaurant Bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kantor Bupati Buol.
Hadir dalam rapat tersebut yakni Inspektur Kabupaten Buol, Kepala Bappenda Kabupaten Buol, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DPMTSP Kabupaten Buol, Kepala Dispora Kabupaten Buol dan Kasat Pol PP Kabupaten Buol.
Pajak Restaurat dan Hotel sendri merupakan satu dari 11 jenis pajak restoran, pajak hotel, pajak hiburan, pajak reklame, dll.
Kepala Bappenda terus melakukan gerakan dalam meningkatkan pendapatan Asli Daerah (PAD) salah satunya dengan menggelar Sosialisasi Prosedur Oprasional Standar (SOP).
Melalui sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman dan presepsi yang sama terkait pajak hotel, makan minum disetiap yg masuk dalam porsi pajak daerah, dimana kontribusi dalam pembangunan daerah kabupaten Buol.
Dalam rapat tersebut juga akan dibentuk masing-masing tim untk turun langsung mengontrol dan melihat standar keamanan serta kebersihan dari rumah makan dan hotel tersebut.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.

Bupati Buol Insruksikan Camat dan Kades Sinergiskan APBDes dengan Visi Misi, RPJMD, dan Program Strategis Daerah

Kamis, 07 Januari 2020, Pukul 09.00 Wita.
Bupati Buol Hadiri Rapat Kerja Percepatan RKPDes dan APBdes Tahun 2021 bertempat di Aula Kantor DPMD -P3A Kab. Buol, Kamis (7/1).
Dalam rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Camat se-Kabupaten Buol, bersama Kepala DPMD-P3A , Kepala Inspektorat, dan Asisten 1 Bagian Pemerintahan.
Bupati Buol dalam sambutanya menyampaikan bahwa Camat adalah perpanjangan tangan Bupati di Kecamatan.
“Camat adalah Bupatinya Kecamatan, oleh sebab itu sebisa mungkin memahami dengan betul apa Visi-misi, RPJMD, dan Program Strategis Daerah yang menjadi prioritas” Ujarnya.
“Camat juga harus mampu mengintervensi penyusunan RKPdes dan APBdes agar sinergis dengan beberapa program prioritas pemda seperti Gertak Boss, Udang Vaname, dan One Man One Cow” ujarnya.
Selain itu, Bupati Buol menambahkan untuk mewujudkan Visi-Misi Mensejahterakan Rakyat Yang Bertumpu pada Kemandirian dan Kedaulatan Membutuhkan Kesungguhan dan Tanggung Jawab atas amanah yang di emban.
“Saya harap seluruh Camat juga merasa memiliki dan bertanggung jawab atas sukses program ini. Sebab, Program ini punya landasan filosofisnya, ilmiah dan applicable, sudah di kaji dan dapat di pertanggung jawabkan” tutur Bupati dengan penuh semangat.
Camat sebagai kepala wilayah mesti memiliki pengetahuan yang cukup untuk membangun kesejahteraan rakyat.
“Proyeksi kearah mana Wilayahnya harus di pahami oleh Camat. Potensi apa, sektor ekonomi mana, dan berapa luas lahan sawah dan pertanian, berapa jumah penduduk. Ini pengetahuan dasar yang mesti di miliki setiap Camat. Namun harus tetap berkesuaian dengan Visi Misi dan RPJMD” ucap Bupati 2 Periode ini.
“Sebisa mungkin APBdes di fokuskan pada program pemberdayaan ekonomi rakyat, Untuk tahap awal semua program butuh afirmasi Pemerintah, semisal biaya produksi, Bibit, dll. Setelah mereka mampu dan berdaya, baru kita biarkan mengelola secara mandiri, seperti praktek P3K di Kecamatan Paleleh” Ucapnya lagi.
“Kita afirmasi setiap program agar mereka memiliki Akses meningkatkan Kapabilitasnya secara ekonomi” tambahnya.
Sebagai Penutup Beliau berpesan agar Camat lebih pro aktif mengarahkan Kepala Desa dalam menentukan program prioritas. Kades harus di pastikan mampu mensinergiskan Dana Desa dengan mandat Mensejahterakan rakyat sesuai Visi Misi Pemda.
“Camat memiliki Alat Untuk Menekan. Jika ada Kepala Desa yang tidak mau sejalan dengan Program Pemda, agar Jangan di tanda tangani rekomendasi, dll” Tutup Amirudin Rauf.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.

Bupati Buol menjadi Narasumber dalam Webinar Forum alumni Fakultas Pertanian, UNTAD

Rabu, 06 Januari 2021 Pukul 20.30 Wita
Bupati Buol H. Amirudin Rauf menjadi narasumber pada kegiatan Webinar Forum Alumni Fakultas Pertanian Universitas Tadulako dengan tema “Mengembalikan Kejayaan Tanaman Kelapa (Cocos Nucifera) Sulawesi Tengah untuk Pembangunan Pertanian Berkelanjutan” bertempat di Aula Bappenda Kabupaten Buol.
Selain Bupati Buol, turut menjadi narasumber yaitu Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Dr. Ir. Muh. Sangadji, DEA Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Muh. Nasir Dg. Marumu, S.Pt., M.Si Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tolitoli, Dr. Amalia Novyanty, SP, MP Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, dan Amrizal, SP., M.Si Praktisi Pertanian Organik Budayawan Sulawesi Tengah.
Tanaman Kelapa merupakan tanaman asli Indonesia dan telah tumbuh menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari. “Kita sekarang ini bisa menjadi seperti ini karena pohon kelapa. Dulu, hanya orang-orang yang memiliki pohon kelapa yang bisa bersekolah. Kita bisa sekolah kalau bukan karena cengkeh yah karena kopra”, ujar Rudi Rauf.
Bupati Buol juga menyampaikan bahwa beberapa Asrama Mahasiswa Buol seperti di Makassar, Palu dan Manado di bangun dari hasil iuran penjualan kopra sehingga bagaimana Kelapa ini menghasilkan dan berperan sangat penting dalam sendi perekonomian.
Permasalahan Kelapa Nasional di antaranya yakni Budidaya, Peremajaan serta Bibit Unggul. “Terus terang saat tidak banyak pengusaha yang melirik membudidayakan kelapa, para pengusaha lebih melirik sawit dari pada kelapa. Sekitar 10 tahun lalu kita mampu menghasilkan hampir 50.000 ton / tahun akan tetapi saat ini tidak mampu sebanyak itu lagi. Selain itu, kelapa yang ada di Negara kita masih kalah unggul jika di bandingkan dengan kelapa di Negara Thailand. Saya ingat beberapa tahun lalu saya ke Thailand dan membeli kelapa yang diletakan di plastik. Mereka disana lebih memilih membeli kelapa itu dari pada air mineral”, ujar Bupati Buol.
Selain itu beberapa hal yang menyebabkan menurunnya ekspor kita ke luar karena adanya black campaign. Ada satu negara yang menyampaikan bahwa penyebab penyakit jantung adalah Minyak Kelapa. “Padahal berdasarkan penelitian empirik membuktikan bahwa beberapa kandungan di kelapa memiliki manfaat yang sangat besar”, tutur Rudi Rauf.
Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa Kelapa memiliki banyak manfaat pada tiap bagiannya. “Mulai dari akar hingga daunnya , Kelapa memiliki banyak manfaat. Tidak ada satupun mudarat dari Kelapa ini”, jelas Bupati 2 Periode ini.
Kemudian, Rudi Rauf menyampaikan bahwa mengembalikan kejayaan kelapa perlu peran besar pemerintah daerah. “Di tangan pemerintah daerah perubahan peruntukan lahan terjadi. Pemerintah daerah adalah garda terdepan penjaga lahan”, ucap Beliau.
Untuk Kabupaten Buol sendiri ada beberapa hal yang dilakukan pemerintah dalam mendorong perkebunan kelapa dan sawit yang berkelanjutan dan berkeadilan sosial dan ekologis, yakni:
1. Mempertahankan, merevitalisasi dan memperkuat kelapa rakyat yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
2. Memperbaiki penamaan sawit dengan menghilangkan kata “kelapa” di depanmu yang selama ini banyak digunakan. Hal ini dilakukan agar tidak ada salah tanggap atau misleading yang merugikan kelapa rakyat.
3. Menyelesaikan konflik lahan petani kelapa yang terdegredasi oleh perusahaan sawit akibat sistem pemberian periksa yang tidak dilakukan dengan hati-hati.
4. Mendorong pembangunan perkebunan dalam hal ini kelapa dan sawit yang berkelanjutan dengan prinsip berkelanjutan yaitu menguntungkan masyarakat secara ekonomi, ramah terhadap lingkungan.
5. Mendorong program tumpang sari pada tanaman kelapa dengan tanaman lain seperti tanaman pangan padi, jagung atau kedelai serta tanaman perkebunan bernilai ekonomi tinggi.
6. Political will harus di bangun bersama antara pusat dan daerah agar lebih berpihak pada perkebunan rakyat untuk sawit dan terutama kelapa yang terabaikan.
Dalam akhir acara Bupati Buol memberikan Closing Statement, bahwa bagaimana acara semacam ini sudah sangat bagus dan harus terus dikembangkan oleh para alumni agar supaya kita bisa membangun sebuah pencerahan, yang mana kita bisa melakukan pendekatan – pendekatan terhadap permasalahan terutama menyangkut persoalan rakyat sampai ke tingkat yang lebih akurat pada tingkat akar. Sehingga semua orang bisa tau dan bisa mengetahui bahwa ada persoalan masyarakat ditengah tengah kita yang sangat membutuhkan peran kita semua untuk mengatasinya.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.