Home » Berita » Rapat Koordinasi dan Rekomendasi Pemanfaatan Ruang PT. Palma Lestari Jaya

dr. H. Amirudin Rauf, Sp.OG,M.Si

Salam Pembangunan

Selamat datang di Portal dan Website Pemerintah Kabupaten Buol. Portal dan Website ini adalah sarana komunikasi dan berbagi informasi antara Pemerintah dan Masyarakat serta sebagai media publikasi pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan layanan kemasyarakatan dan juga sebagai sarana menampung dan menjawab segala keluhan masyarakat terkait layanan publik dan pembangunan wilayah. Terima kasih atas kunjungannya, semoga Portal dan Webiste ini dapat memenuhi kebutuhan informasi Anda. Admin

Rapat Koordinasi dan Rekomendasi Pemanfaatan Ruang PT. Palma Lestari Jaya

Selasa, 29 Desember 2020 Pukul 14.00 WITA
Sekretaris Daerah Kab. Buol Drs. Mohammad Suprizal Jusuf, MM selaku Ketua Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah, menghadiri dan memimpin kegiatan Rapat Koordinasi dan Rekomendasi Pemanfaatan Ruang PT. Palma Lestari Jaya, bertempat di Aula Dinas PUPR Kab. Buol.
Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah, Camat Momunu, Kades Momunu dan Tokoh Masyarakat Desa Momunu.
Sekretaris Daerah Kab. Buol menyampaikan bahwa jika dilihat dari prospek ekonomi dan kondisi yang ada saat ini, bahwa niat para investor sangat baik. Namun, Sekda Kab. Buol meminta agar tetap harus di kaji dan di lihat lagi dari sisi tata ruang dan tata wilayah.
Perwakilan dari PT. Palma menyampaikan bahwa akan membangun pabrik pengolahan minyak kelapa sawit dan inti sawit.
Rencananya berada di Desa Momunu, Kec. Momunu, dengan total investasi yang di tanamkan kurang lebih 150 M s/d 200 M, serta belum termasuk dana operasional.
4 bangunan yang akan di bangun yakni pabrik, tangki timbun, perumahan karyawan dan fasilitas umum lainnya.
Kadis Pertanian yang juga hadir dalam rapat tersebut mengingatkan agar jangan sampai membuat bangunan pabrik di atas lahan pertanian. Jangan sampai bangunan pabrik semakin banyak tetapi lahan pertanian makin sedikit, padahal pemerintah sedang gencar-gencarnya menggaungkan Buol Swasembada pangan dan berdikari dalam pangan.
Selain itu Kabid Cagar Budaya dari Dinas Dikbud menyampaikan bahwa dengan jarak hanya sekitar 460m dari kaki gunung pogogul, menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan. Bidang cagar budaya berharap bisa lebih dari itu jaraknya ke kaki gunung pogogul. Hal itu mengingat gunung pogogul merupakan salah satu situs cagar budaya.
Sementara itu, perwakilan dari Bappeda menyampaikan bahwa pihak bappeda sebenarnya berharap bahwa pertemuan hari ini sudah ada slide plan dan kriteria pabriknya, agar dapat mengetahu wilayah mana kira-kira yang bisa diberikan dan tidak merusak wilayah lain.
Kadis PUPR yang juga hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan perlu di garis bawahi bahwa pembangunan pabrik wajib dilihat dari sisi tata ruang, agar lahan pertanian tidak terganggu dan cagar budaya tidak terganggu. Lahan yg memiliki sisi kemiringan 35 derajat tidak seharusnya di buatkan bangunan di atasnya. Ada peruntukannya masing-masing. “Jangan sampai kita membuat bangunan tapi merusak ekosistem sekitar”, ujar Kadis PUPR.
Sementari itu, Camat Momunu meminta agar semua pihak melihat dari aspek sosial dan ekonomi masyarakat.
Di akhir pertemuan tersebut, Sekda Kab. Buol menyampaikan agar semua pihak turun bersama untuk meninjau lokasi, agar dapat mengecek kembali dengan seksama berbagai aspek secara faktual di lapangan.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.