Home » 2020 » Desember

Monthly Archives: Desember 2020

dr. H. Amirudin Rauf, Sp.OG,M.Si

Salam Pembangunan

Selamat datang di Portal dan Website Pemerintah Kabupaten Buol. Portal dan Website ini adalah sarana komunikasi dan berbagi informasi antara Pemerintah dan Masyarakat serta sebagai media publikasi pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan layanan kemasyarakatan dan juga sebagai sarana menampung dan menjawab segala keluhan masyarakat terkait layanan publik dan pembangunan wilayah. Terima kasih atas kunjungannya, semoga Portal dan Webiste ini dapat memenuhi kebutuhan informasi Anda. Admin

Koordinasi Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Tengah secara Virtual

Selasa, 29 Desember 2020 Pukul 09.30 WITA
====================================
Bupati Buol H. Amirudin Rauf menghadiri pelaksanaan Rapat Koordinasi Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Tengah secara Virtual, di Aula Bapenda Kab. Buol. Turut hadir mendampingi Bupati Buol yakni Kapolres Buol, Pabung 1305 Buol Tolitoli, Kadis Perhubungan, Kasat Pol PP, dan Direktur RS Mokoyurli Kab. Buol.
Rapat Koordinasi tersebut di Pimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang di dampingi oleh Kapolda Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Dir Pam Obvit dan Dandim 132/Tadulako. Selain itu, di hadiri pula oleh Seluruh Kepala Daerah Kabupaten/Kota se Sulawesi Tengah dan Forkopimda Kabupaten/Kota melalui Virtual.
Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola, M.Si, menyampaikan bahwa sesuai dengan laporan Pusdatina beberapa hari terakhir bahwa konfirmasi Positip Sulawesi Tengah mengalami kenaikan yang sangat signifikan dan ada beberapa Daerah yang sudah masuk pada Zona Merah Seperti Kab. Morowali.
Gubernur menambahkan bahwa Kedepan Pemda Propinsi akan membuat panduan umum termasuk pembatasan kegiatan dimalam hari. Khusus untuk daerah penularan tinggi maka jam 20.00 malam sdh tdk ada lagi kegiatan. Selain itu kebijakan lainnya adalah termasuk mempersipakan rapied test anti gen pada bandara ini dimaksudkan untuk bisa mengendalikan pergerakan orang karena saat ini kita mulai melaksanakan Pengawasan ketat penyebaran virus covid 19. Termausk kegiatan NATARU untuk tidak
ada perkumpulan perkumpulan kegiatan kecuali untuk beribadah dibolehkan tapi dengan syarat jumlah dibatasi dan mengedepankan protokol kesehatan. ” saya berharap TNI POLRi dan Pemda bisa tetap melakukan suiping terhadap masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan mengingatkan masyararakat agar warga tetap merasa di awasi. Selanjutnya semua kegiatan malam kita batasi hanya sampai jam 20.00 malam dan saya mohon mari kita perketat daerah kita. Serts berdoa semoga bulan februari dan maret giat vaksinasi secara nasional sudah mulai dijalankan yang mana saat ini semua.petugas petugas sementara dilatih untuk.kegiatan vaksinasi nanti ” Tandas Gubernur
Dalam dialog antara Bupati Buol dengan Gubernur Sulteng, Bupati Buol menyatakan bahwa Kab. Buol sangat setuju terkait dengan aturan Sholat Berjamaah dan hal terebut sudah dilaksanakan di Kab. Buol. Selain itu, Bupati menyarankan agar di bentuk payung hukum akan aturan tersebut, sehingga Pemerintah dan Pihak Kemanan, baik TNI Polri dan Sat Pol PP dapat bekerja dengan baik tanpa perlu takut digugat oleh pihak-pihak tertentu.
Bupati Buol menyampaikan bahwa strategi pemerintah dalam mencegah Covid sudah sangat bagus. “Misalnya strategi penyebaran penularan covid ini yang kita breakdown di tingkat kabupaten dalam bentuk langkah-langkah operasional. Bersama kapolres dan pabung serta pihak lainnya kita turun melaksanakan sosialisasi misalnya ke pasar, pertokoan dan tempat keramaian lainnya”, ujar Rudi Rauf.
Selanjutnya, Bupati Buol juga menyampaikan bahwa di Kab. Buol sudah di edarkan himbauan agar sebelum jam kantor para pegawai di wajibkan melaksanakan senam ringan atau berjemur di halaman kantor sekitar 15 menit. “Selain itu, kita di Buol juga melaksanakan peningkatan kapasitas fisik kesehatan, misalnya petunjuk tekhnis di tingkat puskesmas dan rumah sakit apa yang harus mereka lakukan. Sampai sedetail itu kami menjabarkan, sehingga teman-teman petugas di lapangan tidak lagi kebingungan”, tutur Bupati Buol dua periode ini.
Bupati Buol juga menyampaikan bahwa perlunya persepsi yang sama. Misalnya jika ada pemberlakuan jam malam, maka itu harus di lakukan. “Berbicara Covid itu berbicara bagaimana mematikan bola. Bolanya itu harus kita matikan, jangan sampai bergulir terus. Karena virus ini kalau tidak menularkan kepada orang lain, maka virusnya akan mati”, ucap Rudi Rauf.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.

Rapat Koordinasi dan Rekomendasi Pemanfaatan Ruang PT. Palma Lestari Jaya

Selasa, 29 Desember 2020 Pukul 14.00 WITA
Sekretaris Daerah Kab. Buol Drs. Mohammad Suprizal Jusuf, MM selaku Ketua Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah, menghadiri dan memimpin kegiatan Rapat Koordinasi dan Rekomendasi Pemanfaatan Ruang PT. Palma Lestari Jaya, bertempat di Aula Dinas PUPR Kab. Buol.
Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah, Camat Momunu, Kades Momunu dan Tokoh Masyarakat Desa Momunu.
Sekretaris Daerah Kab. Buol menyampaikan bahwa jika dilihat dari prospek ekonomi dan kondisi yang ada saat ini, bahwa niat para investor sangat baik. Namun, Sekda Kab. Buol meminta agar tetap harus di kaji dan di lihat lagi dari sisi tata ruang dan tata wilayah.
Perwakilan dari PT. Palma menyampaikan bahwa akan membangun pabrik pengolahan minyak kelapa sawit dan inti sawit.
Rencananya berada di Desa Momunu, Kec. Momunu, dengan total investasi yang di tanamkan kurang lebih 150 M s/d 200 M, serta belum termasuk dana operasional.
4 bangunan yang akan di bangun yakni pabrik, tangki timbun, perumahan karyawan dan fasilitas umum lainnya.
Kadis Pertanian yang juga hadir dalam rapat tersebut mengingatkan agar jangan sampai membuat bangunan pabrik di atas lahan pertanian. Jangan sampai bangunan pabrik semakin banyak tetapi lahan pertanian makin sedikit, padahal pemerintah sedang gencar-gencarnya menggaungkan Buol Swasembada pangan dan berdikari dalam pangan.
Selain itu Kabid Cagar Budaya dari Dinas Dikbud menyampaikan bahwa dengan jarak hanya sekitar 460m dari kaki gunung pogogul, menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan. Bidang cagar budaya berharap bisa lebih dari itu jaraknya ke kaki gunung pogogul. Hal itu mengingat gunung pogogul merupakan salah satu situs cagar budaya.
Sementara itu, perwakilan dari Bappeda menyampaikan bahwa pihak bappeda sebenarnya berharap bahwa pertemuan hari ini sudah ada slide plan dan kriteria pabriknya, agar dapat mengetahu wilayah mana kira-kira yang bisa diberikan dan tidak merusak wilayah lain.
Kadis PUPR yang juga hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan perlu di garis bawahi bahwa pembangunan pabrik wajib dilihat dari sisi tata ruang, agar lahan pertanian tidak terganggu dan cagar budaya tidak terganggu. Lahan yg memiliki sisi kemiringan 35 derajat tidak seharusnya di buatkan bangunan di atasnya. Ada peruntukannya masing-masing. “Jangan sampai kita membuat bangunan tapi merusak ekosistem sekitar”, ujar Kadis PUPR.
Sementari itu, Camat Momunu meminta agar semua pihak melihat dari aspek sosial dan ekonomi masyarakat.
Di akhir pertemuan tersebut, Sekda Kab. Buol menyampaikan agar semua pihak turun bersama untuk meninjau lokasi, agar dapat mengecek kembali dengan seksama berbagai aspek secara faktual di lapangan.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.

Penebaran Benih Serentak dan Dialog Virtual bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI

Senin, 28 Desember 2020 Pukul 14.00 Wita
Bupati Buol H. Amirudin Rauf didampingi Wakil Bupati Buol H. Abdullah Batalipu, S.Sos., M.Si Sekretaris Daerah Kab. Buol Drs. Mohammad Suprizal Jusuf, MM dan Kadis Pertanian mengikuti kegiatan Penebaran Benih Serentak dan Dialog Virtual bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI bertempat di lokasi Tambak Percontohan Kampung Bugis.
Hadir pada kegiatan tersebut yakni Ketua DPRD Kab. Buol, Para Anggota DPRD, Forkopimda, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Setda, Para Pimpinan OPD, Para Camat Se – Kab. Buol.
Kabupaten Buol menerima paket bantuan sarana dan prasarana budidaya udang vaname sistem Cluster dengan luas lahan yang dipersiapkan 5 hektar dan telah selesai dibangun sebanyak 10 petakan dengan Dasar geomembrane HDPE dengan luas 2000 M2 per petak ditambah 2 petakan tandon dan 2 petakan untuk sarana penunjang rumah Jaga gudang ruang genset dan Mini laboratorium target penyebaran untuk 10 petakan sebanyak 1500000 ekor dengan harapan Survival rate atau SR 75% dengan target size 50, sehingga target panen 22,5 ton selama 4 bulan untuk pengembangan sampai dengan tahun 2024 sebanyak 2000 hektar
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol

Panen Perdana Program Gertak Bos

Senin, 28 Desember 2020 Pukul 10.00 WITA
Bupati Buol H. Amirudin Rauf melaksanakan kegiatan Panen Perdana Program Gertak Bos, bertempat di Desa Lonu Kecamatan Bunobogu.
Turut hadir mendampingi Bupati yaitu Staf Ahli Bupati Bid. Hukum, Asisten Pereknomian dan SDA, Ka. DPMD – P3A, Ka. Pertanian, Direktur Perusda dan Camat Bunobogu.
Dalam sambutanya Bupati Buol menyampaikan bahwa Buol saat ini sedang menggalakan program Pemerintah Daerah Gerakan Tanam Serentak Buol Swasembada atau disingkat GERTAKBOS. Mengapa harus serentak, hal.ini dilakukan agar hasil panen lebih maksimal. ” Ternyata kalo dari hasil penelitian para ahli kalo kita melaksanakan tanam secara serentak atau tanam bersama sama waktunya, hasilnya bisa lebih meningkat dan selain itu, bisa mengurangi serangan hama dan penyakit. Prinsipnya kalo kita tanam serentak maka hama penyakit yang datang menyerang terpaksa harus menyebar atau tidak terfokus satu tempat sehingga peluang merusak.oleh hama bisa berkurang sama sekali. Tapi tentu saja Pemerintah Daerah tidak bisa hanya memerintahkan supaya tanam serentak, tapi kita juga upayakan terkait perbaika air irigasinya, Alsintan alat – alat pertanian, yang diharapkan bisa membantu masyarakat dalam tanam serentak. Insya Allah semua kita bisa atasi termasuk lantai jemur dan cara pengeringan padi kita akan pikirkan supaya kita bisa meningkatkan produksi “. Ujar Bupati
” Bagus skali kayaknya kalo nanti ada produksi beras Desa lonu dan masing maisng merk kecamatan lain. Sungguh hal yang sangat luar biasa “. Imbuhnya
Selanjutnya Bupati menambahkan Kalau hasil meningkat maka pendapatan kita atau uangnya murni milik masyarakat. Nanti Pemerintah Darrah membantu kalau kurang alat panen dan lain lain. ” Kita mengharapkan nanti semua kecamatan menghasilkan beras. Bahkan diharapkan kita bisa menjual beras keluar. Kita berharap 2 tahun ke depan kita bisa capai 50 ribu ton dengan sistim 2 kali panen masing maisng kecamatan ” . Tandas Bupati Buol.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Buol menjelaskan Kenapa saat ini kita gandeng PERUSDA, ini dimaksud agar ada yang bisa memfasilitasi termasuk masalah peemodalan melalui bank. Selain itu kalo kita tanam serentak, Program ini juga akan di Asuransikan oleh Perusda hal ini dimaksudkan jika masyarakat gagal panen, maka akan diganti sebanyak 6 juta untuk gagalnya penanaman. Selain itu masyarakat juga akan dibantu dengan Peralatan.
” Saat ini belum bisa serentak di desa lonu. Tapi saya berharap bulan januari tahun 2021 semua bisa dilaksanakan secara serentak, dan tahun depan semua alat kebutuhan akan kita siapkan termasuk di Desa Lonu ini saya akan berikan hand traktor dan trekctor untuk pengolahan lahan masyarakat”. Ujar Bupati Buol
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.

Rapat Tindak Lanjut Evaluasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dan Sosialisasi Pelaksanaan Ketentuan serta Larangan Kegiatan Akhir Tahun 2020

Senin, 28 Desember 2020 Pukul 08.30 WITA
Bupati Buol H. Amirudin Rauf di dampingi Wakil Bupati Buol H. Abdullah Batalipu, S.Sos., M.Si melaksanakan kegiatan Rapat Tindak Lanjut Evaluasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dan Sosialisasi Pelaksanaan Ketentuan serta Larangan Kegiatan Akhir Tahun 2020, bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Buol.
Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Sektetarsi Daerah Kab. Buol, Kapolres Buol, Pabung 1305 Buol Tolitoli, Asisten Pemerintahan, Ka. Dinkes, Ka. Dishub, Ka. Diskominfo, Ka. Disporapar, Ka. Diskumperindag, Ka. Bapenda, Ka. DLH, Dir. RS Mokoyurli, Kabag Hukum dan Camat Biau.
Dalam arahanya Bupati Buol menyampaikan Ucapan terima kasih atas kinerja satgas yang dipimpin oleh Wakil Bupati, upaya ada atas peran serta satgas dalam penanganan covid 19 sehingga situasi kabupaten kita masih tetap terjaga.
Selanjutnya Bupati Buol menambahkan bahwa Terkait dengan penyakit ini kita harus punya persepsi yang sama bahwa harus sama – sama kita tangani. Maka Kerjasama yang baik dari kita semua sangat diharapkan. Begitupun juga Terkait audit keuangan kita dalam kegiatan penanganan covid Kita harus hati – hati dalam mempertanggungj awabkanya karena kita gunakan uang negara yang notabene uang rakyat maka haru sesuai dengan mekanisme dan petunjuk aturan yang berlaku.
Terkait kelanjutan kegiatan Satgas Bupati Buol menambahkan bahwa Ada (lima) 5 strategi program terbaru yang harus bisa kita jadikan pegangan kita dalam bertugas diantaranya :
1. Membuat Roadmap bagaimana strategi kita dalam proses Pencagahan kita. Saya berharap ini disusun dengan baik terutama terkat pengendalian pergerakan orang.
2. Strategi peningkatan sistem kekebalan tubuh. Maka dinas kesehatan dan rumah sakit harus lebih giat melakukan sosialisasi terkait sistem kekebalan tubuh. Implementasikan dalam bentuk kegiatan, apa yang harus dilakuka oleh kita semua untuk bisa tingkatkan kekebalan tubuh.
3. Strategi peningkatan kapasitas dinas kesehatan. Maka dinas kesehatan harus mampu memanfaakan dana BOK. siagakan semua puskesmas yang suda betul betul siap terutama dalam tingkat operasional dan profesional.
4. Strategi peningkatan ketahanan pangan dan industri
5. Strategk peningkatan jaring pengaman sosial.
” Saya minta 5 ( lima) strategi tadi disiapkan,kita akan sampaikan pada saat rapat paripurna nanti. Ini sangat penting sampai dengan tingkat operasional siapkan semua strateginya, dan jelas untuk dilaksanakan oleh masing masing sektor” Ujar Bupati
Selanjutnya Bupati Buol menyampaikan agar gugus tugas tetap mempertahankan posisi zero covid kita. Hampir semua daerah meningkat kasusnya termasuk daerah tetangga kita. ” Kita harus betul betul jaga hal ini. Apalagi saat ini sudah mulai ada varian baru dari virus corona. Varian baru ini memang belum.ada penelitian bisa lebih ganas, namun daya jangkit atau daya serangnya bisa lebih kuat” tandas Bupati
Bupati Buol meminta kepada tokoh agama dan masyarakat agar jadi panutan, jangan kita menyerah pada masyarakat. Kita yang atur masyarakat . Masjid saat ini masih belum maksimal menerapkan protokol kesehatan. Masih banyak yang tdk melaksanakan prokes. Kita sekarsng sedang berhapdan dengan virus varian baru dan tidak main main. ” Saya berharap aturan yang sudah kita buat jangan dilonggarkan..jika sudah ada aturannya maka mari kita tegakan. Saya berharap sekali hal ini. Segera susun kembali perencanaan kegiatanya da alokasikan anggaranya. Saya pastikan kita akan tetap laksanaka pencehakan covid sampai dengan tahun berikutnya 2021 ” tandas Bupati Buol.
Wakil Bupati Buol menambahkan bahwa mulai tanggal 29 sampai dengan tanggal 31 Desember 2020. Pukul 19.00 Wita akses masuk Ke wilayab kota untuk di lakukan pemeriksaan yang datang untuk giat acara dapat dipulangkan, Halau pergerakan masyarakat masuk kek kota melalui satgas kecamatan dan Desa / Kelurahan yang ada.
Selanjutnya Kapolres Buol secara langsung menyatakan sikap akan mendukung penuh giat penanganan covid 19 dikabupaten Buol terutama dalam rangka persiapan penanganan malam tahun baru 2021 terutama masalah pergerakan masa yang diharapkan tidak sampai terjadi malam tahun baru dengan tingkat keramaian massa tinggi yang justru sudah melanggar arahan dalam hal ini Maklumat kapolri teemasuk surat edaran bupati buol bahwa tidak dibenarkan ada kegiatan perkumpulan menjelang maupun saat tahun baru.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.