Home » Tak Berkategori » Buol Optimis Menjadi Kawasan Sapi di Indonesia Timur

Salam Pembangunan

Selamat datang di Portal dan Website Pemerintah Kabupaten Buol. Portal dan Website ini adalah sarana komunikasi dan berbagi informasi antara Pemerintah dan Masyarakat serta sebagai media publikasi pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan layanan kemasyarakatan dan juga sebagai sarana menampung dan menjawab segala keluhan masyarakat terkait layanan publik dan pembangunan wilayah.

Terima kasih atas kunjungannya, semoga Portal dan Webiste ini dapat memenuhi kebutuhan informasi Anda.

Admin

Hubungi Kami

Kompleks Blokplan Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Buol Jl. Batalipu Kelurahan Leok II Kecamatan Biau Kab. Buol, 94563

Telp/Fax : (+62) 445 211011, Website : www.buolkab.go.id, e-Mail :  info@buolkab.go.id

 

Temukan Kami Disini

Buol Optimis Menjadi Kawasan Sapi di Indonesia Timur

(buolkab.go.id) Bertempat di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta, Menteri Andi Amran Sulaiman dan puluhan Kepala Daerah menghadiri pertemuan  bersama kalangan  perbankan Kamis (14/12). Pada Pertemuan  tersebut Kementerian Pertanian memfasilitasi perbankan dan Bupati/walikota  untuk mendorong peran aktif serta bersinergi bersama investor untuk askelerasi pengembangan peternakan sapi dalam mewujudkan swasembada daging.

Amran mengatakan usaha peternakan sapi membutuhkan jangka waktu usaha yang panjang dan pembiayaan yang lebih besar. Untuk itu dibutuhkan peran swasta sebagai investor yang berperan sebagai avalis maupun off-taker melalui kemitraan dengan para peternak.

Langkah ini perlu didorong mengingat sebagian besar peternak sapi adalah peternak kecil dengan skala usaha 2-3 ekor. Sehingga harus didorong untuk dapat menciptakan korporasi peternak yang berorientasi bisnis dalam pengembangan usahanya.

Terkait dengan ketersediaan daging sapi, Amran mengatakan, Kementerian Pertanian telah menyelenggarakan Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) yang merupakan kegiatan peningkatan produktivitas ternak sapi melalui Inseminasi Buatan.

Program 1 Juta sapi memiliki skema pembiayaan dimana Pemerintah Daerah membawahi peternak untuk membeli sapi dari pengusaha menggunakan kredit usaha rakyat yang disediakan oleh bank yang telah bekerja sama.

Sementara itu, Kementan bertanggung jawab mengalokasikan dana untuk asuransi sapi.

Amran berharap kepala daerah dapat berperan dalam penyediaan infrastruktur, lahan, dan kemudahan perijinan usaha. Serta, mendorong pihak swasta sebagai investor untuk menanamkan investasinya dalam pengembangan usaha peternakan sapi.

“Harapannya perbankan dan asuransi memberi perhatian khusus bagi sektor peternakan,” kata dia.

Selain para Bupati / Walikota pertemuan ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pertanian masing-masing Daerah dan pihak perbankan.

Dalam kesempatan ini, Bupati Buol Amirudin Rauf kembali menyampaikan komitmen Kabupaten Buol bersama Kabupaten yang tergabung dalam kerjasama utara-utara melalui program 1 juta sapi menjadikan kawasan ini menjadi kawasan sentra pengembangan sapi di kawasan timur Indonesia, untuk mewujudkan itu semua Bupati Amirudin menyampaikan permintaan Bantuan UPTD pengembalaan sapi dan Bantuan Stok sapi, hal tersebut langsung direspon positif oleh Menteri Pertanian, yang kemudian berlanjut dengan pertemuan khusus bersama Dirjen  PKH I Ketut Diarmita bersama beberapa Kepala Daerah membahas mekanisme pengucuran bantuan tersebut.


Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Desember 2017
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Kabar OPD

Link Terkait

Flag Counter