Berkinerja Baik, Kabupaten Buol Menjadi Percontohan Program Hibah Air Minum.

(buolkab.go.id) Sebagai imbas dari kinerja tersebut Bupati Buol Amirudin Rauf mendapatkan kehormatan menjadi narasumber dalam talkshow Lokakarya Penyiapan Pelaksanaan Program Hibah Air Minum Perdesaan Tahun 2018 oleh Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat di City Grand Ballroom Hotel Grand Mercure Harmoni Jakarta, Senin (20/11/17).

Selain Bupati Buol, Bupati Demak Muhammad Natsir juga menjadi narasumber dalam acara tersebut. Acara yang dibuka oleh Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo, dilanjutkan dengan talkshow dengan agenda Pelaksanaan Hibah Daerah Sebagai Upaya Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Program Hibah Air Minum Sebuah Alternatif Pembiayaan Menuju 100-0-100 masing-masing dipaparkan oleh Direktur Pembiayaan dan Transfer Non Dana Perimbangan DJPK dan Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman DJCK serta Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sistem Air Minum di Indonesia oleh Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum DJCK. Pelaksanaan uji petik verifikasi program hibah air minum perdesaan disampaikan Direktur Pengawasan Industri  BPKP kemudian dilanjutkan dengan Program Hibah Air Minum Perdesaan Dalam Mendukung Akses Air Minum Perpipaan di Daerah oleh Bupati Buol dan Bupati Demak.

 

Tujuan lokakarya ini dilaksanakan selain sosialisasi program 2018, juga sebagai ajang tukar pengalaman beberapa pemerintah daerah yang sukses menjalankan program ini salah satunya Kabupaten Buol dalam rangka mendukung upaya pemerintah pusat meningkatkan jumlah masyarakat di Indonesia yang mendapatkan akses aman air minum karena upaya tersebut sejalan dengan Nawacita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ketersediaan infrastruktur dasar.

Program Hibah Air Minum akan berkontribusi pada program 100-0-100, yang merupakan target 100% akses aman air minum, 0% kawasan kumuh dan 100% akses sanitasi layak yang dapat dipenuhi pada tahun 2019. Di sisi lain, juga membantu menyehatkan PDAM yang kurang sehat dan PDAM sakit. Melalui program ini diharapkan bisa meningkatkan layanan air minum bagi masyarakat serta mendorong pemerintah daerah secara konkret memberikan prakarsa dan tanggung jawab dalam penyediaan air minum.

“Mekanisme program hibah ini, pemerintah daerah merencanakan program secara mandiri dengan kapasitas yang mereka miliki, merencanakan target daerah prioritas, sehingga pelaksanaan sesuai dengan target pembangunan,” kata Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo.

 

Bupati Buol Amirudin Rauf yang diminta tanggapannya melalui akun media sosialnya mengomentari kepercayaan yang diberikan Pemerintah Pusat melalui Program Hibah Air Minum ini dan berharap kepada semua komponen masyarakat di Kabupaten Buol untuk mendukung upaya pemerintah pusat yang telah mempercayakan program ini.

“Alhamdulillah Tahun 2017 Buol mendapat dana hibah air minum 3 M untuk perkotaan dan 3 M untuk perdesaan, ini jumlah terbesar dari sekian Kabupaten, untuk tahun 2018 kita mengajukan proposal 6 M untuk perdesaan in syaa Allah disetujui karena performance kinerja kita baik, mohon dukungan do’a dari seluruh masyarakat”, harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *